Dalam 30 detik
- Kamera utama 48MP kini menggunakan sistem variable aperture untuk mengatur jumlah cahaya dan depth of field.
- iPhone 18 Pro menggunakan A20 Pro dengan proses 2 nm dan Neural Engine generasi baru.
- Sistem pendingin vapor chamber baru dirancang untuk meningkatkan performa berkelanjutan.
- Hadir dengan Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan modem C2.
- Siri AI mulai hadir dalam versi beta bersama iOS 27.
Apple kembali memperbarui lini smartphone premiumnya melalui iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Kedua perangkat tersebut diperkenalkan pada 9 September 2026 dan membawa sejumlah perubahan pada kamera, performa, konektivitas, baterai, serta kemampuan kecerdasan buatan. Berbeda dari sekadar peningkatan spesifikasi, generasi terbaru ini menunjukkan bagaimana Apple semakin menggabungkan kemampuan hardware dengan pemrosesan AI langsung di perangkat.
Salah satu perubahan utama terdapat pada sistem kameranya. iPhone 18 Pro menggunakan kamera utama 48MP Fusion yang kini dilengkapi teknologi variable aperture. Ini menjadi salah satu perubahan penting karena aperture dapat disesuaikan untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk sekaligus memengaruhi kedalaman bidang pada foto. Apple menyebut sistem tersebut menggunakan enam bilah yang dapat bergerak untuk mengubah aperture secara bertahap.
Dengan sistem tersebut, kamera dapat menyesuaikan aperture berdasarkan kondisi pemotretan. Dalam kondisi minim cahaya, aperture dapat dibuka lebih lebar untuk membantu menangkap lebih banyak cahaya. Sebaliknya, ketika pengguna ingin mendapatkan area fokus yang lebih luas, aperture dapat dipersempit. Apple juga menyediakan pengaturan manual melalui fitur Pro Controls, termasuk kontrol aperture, shutter speed, white balance, dan histogram.
Dari sisi performa, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max ditenagai oleh A20 Pro. Chip tersebut menggunakan proses manufaktur 2 nanometer dan memiliki CPU enam inti serta GPU tujuh inti. Apple menyatakan GPU A20 Pro dapat mencapai peningkatan performa hingga 40 persen dibandingkan A19 Pro dalam pengujian internalnya. Karena angka tersebut berasal dari pengujian Apple, hasil penggunaan di dunia nyata dapat berbeda tergantung aplikasi dan kondisi perangkat.
A20 Pro juga memiliki fokus besar pada pemrosesan AI. Chip tersebut menggunakan Dual 16-core Neural Engine dengan total 32 core yang ditujukan untuk menjalankan model AI langsung pada perangkat. Kemampuan ini digunakan untuk berbagai fitur Apple Intelligence, pemrosesan fotografi komputasional, serta fitur AI baru yang diperkenalkan bersama iOS 27.
Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah Siri AI. Apple menghadirkan versi baru Siri yang dirancang untuk memahami konteks personal, memahami apa yang sedang tampil di layar, serta membantu pengguna melakukan berbagai tindakan. Namun, pada saat peluncuran, Siri AI masih diluncurkan dalam status beta dan ketersediaannya bergantung pada bahasa serta wilayah yang didukung.
Apple juga melakukan perubahan pada sistem pendinginan. A20 Pro dipadukan dengan vapor chamber generasi baru yang memiliki area permukaan tiga kali lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya pada iPhone 17 Pro. Tujuannya adalah membantu perangkat mempertahankan performa dalam beban kerja yang berlangsung lebih lama, seperti bermain game, merekam video, atau menjalankan aplikasi dengan kebutuhan komputasi tinggi.
Dari sisi konektivitas, iPhone 18 Pro menggunakan chip jaringan N1 buatan Apple yang mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread. Perangkat ini juga memperkenalkan modem seluler C2 yang menurut Apple menawarkan peningkatan pada kualitas koneksi sekaligus konsumsi energi yang lebih rendah dibandingkan sistem sebelumnya.
Baterai juga mendapatkan peningkatan. Apple menyebut iPhone 18 Pro versi eSIM-only mampu menyediakan hingga 36 jam pemutaran video, sementara iPhone 18 Pro Max dapat mencapai hingga 45 jam dalam pengujian pemutaran video Apple. iPhone 18 Pro juga diklaim dapat mencapai 50 persen pengisian daya dalam sekitar 15 menit menggunakan pengisian kabel dalam kondisi tertentu.
Dari sisi penyimpanan, kedua model tersedia dalam kapasitas 256GB, 512GB, 1TB, dan 2TB. iPhone 18 Pro memiliki harga awal US$1.199 di Amerika Serikat, sedangkan iPhone 18 Pro Max mulai dari US$1.299. Ketersediaan berbeda berdasarkan negara dan wilayah.
Secara keseluruhan, iPhone 18 Pro membawa sejumlah peningkatan yang berfokus pada tiga area besar: kamera, performa, dan AI. Variable aperture memberikan kontrol fotografi yang lebih luas, A20 Pro meningkatkan kemampuan komputasi sekaligus pemrosesan AI, sedangkan sistem pendinginan baru dirancang untuk mempertahankan performa dalam penggunaan berat.
Perkembangan ini juga menunjukkan arah smartphone flagship saat ini. Kemampuan perangkat tidak lagi hanya ditentukan oleh spesifikasi seperti jumlah megapiksel, jumlah core, atau kapasitas baterai. Pemrosesan AI, fotografi komputasional, efisiensi chip, serta kemampuan perangkat mempertahankan performa dalam jangka panjang semakin menjadi bagian penting dari pengalaman menggunakan smartphone.
Sumber
- Apple debuts iPhone 18 Pro and iPhone 18 Pro MaxApple
- Get ready to experience iPhone 18 Pro, the new Apple Watch lineup, and AirPods 5Apple
- Berita iPhone — NewsroomApple Indonesia
Next Level merangkum dan menambahkan konteks dari laporan sumber di atas. Opini ditandai jelas sebagai Next Level Take.




Diskusi(0)
Belum ada komentar. Mulai obrolannya!